Kebiasaan begadang sudah menjadi kebiasaan yang lumrah saat ini bagi masyarakat kita, apalagi bagi masyarakat yang hidup di perkotaan, mereka dituntut untuk menyelesaikan banyak aktivitas kerja dan tugas-tugas yang dibenbankan kepadanya, hingga tak dipungkiri, begadang menjadi salah satu jalan untuk mengejar deadline dari pekerjaan dan tugas-tugas mereka.
Namun perlu kita ketahui, kebiasaan begadang pastilah membawa efek negatif bagi tubuh, karena tubuh telah lelah bekerja seharian, sehingga tubuh juga memerlukan masa istirahatnya. Tubuh dapat kita ibaratkan seperti mesin, apabila sebuah mesin dinyalakan secara terus-menerus tanpa henti, dan melampaui batas waktu pemakaiannya, maka mesin tersebut akan panas dan rusak. Begitu pula tubuh kita. Berikut adalah beberapa efek negatif karena sering begadang, dan melewatkan jam tidur yang normal.
Efek Negatif Akibat Sering Begadang
1. Menurunnya daya tahan tubuh
Menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh mudah terserang oleh berbagai macam penyakit seperti flu, batuk, demam, dan lainnya. Hal ini disebabkan karena saat begadang tubuh dipaksa untuk untuk beraktivitas padahal sudah waktunya untuk istirahat sehingga tubuh tidak dapat istirahat yang dapat mengakibatkan sel-sel tubuh tidak diperbarui dan tubuh tidak dapat membuang racun dengan baik.
2. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang dapat timbul akibat kebiasaan begadang. Penyakit ini dapat mengakibatkan munculnya penyakit mematikan lainnya seperti stroke, gagal jantung, dan serangan jantung. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Detroit dan Christoper Drake ternyata hipertensi dapat disebabkan oleh insomnia atau dalam masyarakat Indonesia adalah kebiasaan begadang di malam hari.
3. Terserang penyakit jantung
Saat begadang seseorang lazimnya banyak berhubungan dengan angin malam. Salah satu penyebab serangan jantung adalah terkena angin malam.
4. Stroke
Salah satu Akibat begadang dan bangun siang adalah terserang stroke. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Warwick Medical School disebutkan bahwa jika seseorang tidur selama kurang dari 6 jam sehari maka dapat meningkatkan terkena stroke sekitar 15%.
5. Obesitas
Kebiasaan begadang dapat memicu obesitas karena metabolisme tubuh semakin lambat. Pada malam hari saat jam tertentu, system reproduksi tubuh berhenti mencerna makanan untuk beristirahat. Selain itu tidur kurang dari 6 jam sehari dapat menurunkan kadar hormone dan banyak memicu rasa lapar ditengah malam, hal ini yang menyebabkan terjadinya obesitas.
6. Alzheimer
Salah satu penyakit yang dapat disebabkan oleh kebiasaan begadang adalah Alzheimer. Penyakit ini merupakan penyakit lupa ingatan baik sementara maupun permanen dan biasanya menyerang orang yang berusia lanjut.
7. Pusing
Begadang dapat menyebabkan seseorang memiliki waktu tidur kurang dari 6 jam dan hal ini dapat memicu rasa pusing dipagi harinya saat bangun tidur. Seseorang yang begadang biasanya akan merasa lesu, tidak semangat, dan merasa pusing waktu bangun dipagi harinya. Hal ini disebabkan oleh kemampuan mengingat di otak berjalan ketika seseorang tertidur atau beristirahat.
8. Stress
Begadang semalaman mampu mempengaruhi psikologis seseorang dan pikiran menjadi tidak tenang, hal ini yang dapat memicu timbulnya stress pada diri seseorang. Jika hal ini berlanjut maka seseorang akan lebih labil dan mudah marah dalam menghadapi suatu permasalahan.
Tubuh manusia membutuhkan waktu istirahat yang cukup, bagi orang awam waktu istirahat(tidur) yang normal adalah 7-8 jam sehari. Jadi mulai sekarang ayo hilangkan kebiasaan begadang, dan mulailah gaya hidup sehat.
Komentar
Posting Komentar